PEMKAB MURA DUKUNG KKN MAHASISWA UNPAR DAN SINERGI PROGRAM

banner 120x600
banner 468x60

Baca selengkapnya⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️✍️✍️✍️🇮🇩💯

Murung Raya, Ratusan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang akan menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pengenalan Lapangan (PPL) mendapatkan pembekalan khusus secara virtual, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang digelar dari Aula A Kantor Bupati Murung Raya ini tidak hanya diikuti oleh akademisi, melainkan juga para camat dan pemerintah desa dari seluruh lokasi penempatan, yang ikut serta secara daring.

Bupati Murung Raya, Heriyus yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Sarwo Mintarjo menjelaskan bahwa tahap persiapan ini menjadi fondasi penting untuk menyelaraskan langkah-langkah mahasiswa dengan arah pembangunan yang sedang digalakkan di tingkat desa.

“Kita tidak hanya ingin mahasiswa datang dan bekerja secara mandiri. Lebih dari itu, kehadiran mereka harus memberikan dampak nyata yang bisa kita ukur bersama,” tegas Sarwo dalam arahannya yang disampaikan secara langsung kepada seluruh peserta yang terhubung melalui platform daring.

Ia menambahkan, “Kesempatan kali ini sengaja kita desain agar setiap langkah persiapan menjadi lebih matang. Sehingga nantinya, program kerja yang mereka bawa bisa benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat setempat dan berjalan dengan lancar.”

Sebanyak 121 mahasiswa beserta 6 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) turut serta secara interaktif dalam pembekalan yang dipandu oleh Moderator Dr. Lingua Usop. Seluruh peserta kemudian dibagi menjadi 10 kelompok kerja yang akan menyebar ke berbagai wilayah di empat kecamatan.

Wilayah yang akan menjadi lokasi pengabdian mahasiswa mencakup Kecamatan Tanah Siang dengan enam lokasi (Kelurahan Saripoi, Desa Sungai Lunuk, Konut, Karali, Olong Nango, Olong Siron); Kecamatan Tanah Siang Selatan dengan dua desa (Datah Kotou dan Tahujan Ontu); Kecamatan Uut Murung melalui Desa Tumbang Olong II; serta Kecamatan Sungai Babuat dengan Desa Tumbang Bantian sebagai tempat penempatan.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan kolaborasi antara dunia akademisi dan pemerintah daerah dapat menghasilkan inovasi serta solusi yang tepat guna bagi kemajuan wilayah Murung Raya. (Supri.rep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *