(Grup BPN Sumber Wartawan Online)BACA SELENGKAPNYA
MANADO, Bentarapatrolinusantara.com– Kasus dugaan pencurian mobil Toyota Fortuner GR 2021 milik AKP (Purn) Saleh Paramata di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menuai sorotan. Terlapor adalah Briptu Chlifen Bawulele, anggota aktif yang berdinas di Polsek Toulimambor.
Perkara ini telah dilaporkan ke Polres Minahasa, Polda Sulawesi Utara hingga Mabes Polri dan Divpropam Polri.
Namun, setelah tiga bulan berjalan, belum terlihat perkembangan signifikan. Pelapor menilai penanganan kasus berjalan lamban.
Mobil tersebut dibeli secara kredit dengan jaminan SK pensiun. Total pembayaran yang telah dikeluarkan korban mencapai lebih dari Rp600 juta, terdiri dari uang muka Rp147 juta lebih dan cicilan sekitar Rp9,8 juta per bulan selama 46 bulan.
Kendaraan sempat ditemukan saat hendak dibawa ke bengkel untuk mengganti warna dan pelat nomor.
Mobil kemudian diamankan di Polres Minahasa sebagai barang bukti. Namun, menurut keterangan korban, kendaraan itu kembali hilang dari area parkir Mapolres.
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, mengkritik keras lambannya penanganan kasus tersebut.
Ia meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo turun tangan dan memastikan proses hukum berjalan transparan.
Wilson menilai kasus ini bukan sekadar dugaan pencurian, tetapi menyangkut integritas dan pengawasan internal institusi.
Ia mendesak Divpropam Polri melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat maupun yang dianggap lalai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan terbaru perkara tersebut.
Publik kini menanti komitmen tegas penegakan hukum tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Harusnya demi menjaga nama baik intitusi kepolisian, demi meingkatkan kepercayaan masyarakat, sepagai Kepala kepolisian harusnya berindak cepat dan tepat untuk menangani kasus yang mencoreng nama baik kepolisian, kerena pelaku adalah anggota aktif, dan yang korban adalah ex polisi.
Sumber: Dikutif dan dilangsir dari media
















