Al-Zaytun Menghimpun 50 Profesor dari Berbagai Bidang Keahlian Guna Menggagas Pembangunan 500 Pusat Pendidikan Berasrama yang Terintegrasi Untuk Indonesia.

banner 120x600
banner 468x60

Sumber beritanKetum Pewarna Indonesia, Baca selengkapnya⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️✍️✍️✍️🇮🇩💯

Redaksi, Bentarapatrolinusantara.com
Pada hari Ahad 31 Mei 2026, Al-Zaytun mengundang 50 profesor berbagai bidang ilmu dan
keahlian untuk bersimposium atau berdiskusi bersama mengenai gagasan “Pembangunan
Pusat Pendidikan Berasrama yang Terintegrasi di 500 Kabupaten/Kota oleh Negara”.
Gagasan ini diinisiasi oleh Syaykh Al-Zaytun, Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, S.Sos.,
M.P. Hasil simposium besar ini akan disampaikan kepada khalayak dan umum esok harinya
di Masjid Rahmatan Lil ‘alamin Al-Zaytun Indramayu, Indionesia pada tanggal 1 Juni 2026
yang bertepatan dengan hari lahir Pancasila. 50 Profesor yang diundang dan terlibat dalam
simposium besar ini, sebelumnya telah mengisi kuliah umum, simposium dan pelatihan bagi
para pelaku didik di Al-Zaytun dengan tema “Transformasi Revolusioner Pendidikan
Berasrama Menuju Indonesia Modern Abad XXI dan 100 Tahun Kemerdekaan RI” yang
dilaksanakan sejak hari pendidikan nasional tahun 2025 dan dilakukan setiap hari Ahad
sampai 1 Juni 2026 ini.
Satu tahun lebih, sejak dimulainya Pelatihan Pelaku Didik tersebut, tanggal 1 Juni 2026, AlZaytun memandang telah tiba saatnya ra ngkuman gagasan ini diteguhkan bukan hanya
sebagai diskursus internal lembaga pendidikan, tetapi sebagai memorandum kebangsaan
yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia dan seluruh pemangku kebijakan
nasional.
Gagasan transformatif dan revolusioner mengenai design pendidikan Indonesia ini adalah
untuk mempercepat capaian Indonesia Emas yang dicita-citakan. Gagasan pendidikan yang
terintegrasi antara ekosistem pendidikan itu sendiri, dengan output pendidikan yang
dihasilkan langsung, yaitu industri. Sehingga outcome atau hasil besar dan berjangka
panjang dapat dirasakan oleh negara dan bangsa Indonesia bahkan dunia.
Indonesia membangun 500 pusat pendidikan berasrama yang terintegrasi di setiap
kabupaten/kota di Indonesia dengan minimal luas lahan 3.000 hektar. Pusat pendidikan yang
mandiri yang mampu memenuhi kebutuhan keperluan kehidupan pendidikannya dan juga
berorientasi pada pembangunan kebutuhan pembangunan bangsa. 1 dari 500 pusat
pendidikan tersebut, setidaknya dapat menampung 100.000 pelajar dan mahasiswa
Indonesia dengan penjurusannya adalah 90% politeknik dan 10% akademik agar
keterampilan dan keahlian mereka dapat langsung dikaryakan oleh kebutuhan industri yang
diarahkan dan disiapkan oleh negara.
Kurikulum yang dikembangkan berbasis LSTEAMS, yaitu: Law, Science, Technology,
Engineering, Art, Mathematics, and Spiritual.
Dalam kerangka ini, Law ditempatkan sebagai jiwa dan pengawal seluruh pengembangan
ilmu agar kemajuan sains dan teknologi tetap berjalan dalam pagar hukum, konstitusi, etika,
dan nilai-nilai Pancasila. Sementara Spiritual menjadi muara akhir pendidikan untuk
memastikan lahirnya generasi yang: taat hukum, taat norma kemanusiaan, berintegritas,
disiplin, kreatif, produktif, berbudaya, dan memiliki kesadaran kemanusiaan.

Dengan model ini, pendidikan berasrama Indonesia diproyeksikan berkembang menjadi:
Center of Civilization Building yaitu pusat pembinaan manusia masa depan yang unggul dan
canggih secara intelektual, kuat secara mental, sehat secara sosial, dan matang secara
spiritual.
Dengan model tersebut, Indonesia diproyeksikan tidak hanya mencetak lulusan akademik,
tetapi menjadi pusat penghasil tenaga profesional dan inovator dunia yang siap menghadapi
tantangan peradaban abad ke-22.
Kami meyakini bahwa perpaduan antara: kemajuan teknologi, pendidikan vokasi modern,
kecerdasan buatan, kolaborasi global, dan nilai-nilai kemanusiaan serta spiritualitas, akan
menjadi fondasi utama lahirnya peradaban pendidikan baru Indonesia.
Kami percaya bahwa apabila transformasi revolusioner pendidikan modern berasrama abad
ke-21 ini dapat dijalankan secara konsisten dan nasional, maka Indonesia tidak hanya
mampu membangun kualitas human capital nasional, tetapi juga berpeluang besar menjadi:
pusat global education dan pusat peradaban pendidikan dunia di Timur pada abad ke-22.
Semoga ikhtiar mulia ini menjadi bagian dari kerja besar dan panjang dalam menanam
Indonesia Abadi.
Momentum Hari Kelahiran Pancasila
Pemilihan tanggal 1 Juni 2026 sebagai waktu pelaksanaan penyampaian gagasan besar ini
adalah karena memiliki makna yang kuat dan penting dalam sejarah perjalanan bangsa. Hari
Kelahiran Pancasila adalah momentum untuk mengingatkan dan meneguhkan kembali arah
pembangunan Indonesia terutama dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa yang
berlandaskan nilai-nilai dasar negara yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang
adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Daftar Profesor undangan yang telah memberikan kuliah umum, simposium dan pelatihan
pelaku didik dengan tema “Transformasi Revolusioner Pendidikan Berasrama Menuju
Indonesia Modern Abad XXI dan 100 Tahun Kemerdekaan RI”.
No Nama Profesor dan Cendekiawan
No Nama Profesor dan Cendekiawan
1 Prof. Yohanes Surya, M.Sc., Ph.D.
27
Prof. Dr. Mustanir, M.Sc.
2 Prof. Dr. Imam Suprayogo, M.Pd.
28
Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si.
3
Prof. Dr. K. Ng. H. Imron Arifin,
M.Pd.
29
Prof. Dr. Momon Sidik
Imanudin,
S.P., M.Sc.
4
Prof. Dr. Ciek Julyati Hasyim, M.M.,
M.Si.
30
Prof. Dr. Paschalis Maria Laksono,
M.A.
5 Prof. Dr. Supriyoko, M.Pd.
31
Prof. Ali Zum Mashar
6 Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.
32
Prof. Dr. Ir. H. Ahmad Faqih, S.P.,
M.M., IPU., CIRR.
7
Prof. Drs. Triyono Bramantyo,
M.Mus.Ed., Ph.D.
33
Prof. Dr. Giyatmi, M.Si.
8
Prof. Dr. Sri Widiyantoro, M.Sc.,
Ph.D.
34
Prof. Dr. Ir. Imam Rahayu Hidayati
Soesanto, M.S.
9
Prof. Dr. I Gde Pantja Astawa, S.H.,
M.H.
35
Prof. Dr. Dhini Dewiyanti Tantarto,
M.T., Ir.

No Nama Profesor dan Cendekiawan
No Nama Profesor dan Cendekiawan
10 Prof. Dr. Yeni Herdiyeni, S.Si.,
M.Kom.
36 Prof. Buyung Sarita, S.E., M.Si.,
Ph.D.
11 Prof. Dr. H. Uman Suherman AS.,
M.Pd., AHRA. 37 Prof. Dr. H. A. Jajang W. Mahri,
M.Si.
12 Prof. Dr. Hamja, S.H., M.H.
38
Prof. Dr. Tulus Suryanto, S.E., M.M.,
Akt. CA.
13 Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A.
39
Prof. Dr. Ir. Hari Eko Irianto
14 Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H.
40
Prof. Setyo Tri Wahyudi, S.E.,
M.Ec., Ph.D.
15 Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, M.S., Ph.D.
41
Prof. Mahyuni, M.A., Ph.D.
16 Prof. Dr. H. Sugiyono, M.Pd.
42
Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si.,
M.T.
17 Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, S.Pd.,
S.H., M.Si., C.ME. 43 Prof. Dr. Drs. Nur Sahid, M.Hum.
18 Prof. Dr. Muchtadi Intan Detiena,
S.Si., M.Si. 44 Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA.,
IPU., ASEAN Eng.
19 Prof. Dr. Andry Alamsyah, S.Si.,
M.Sc. 45 Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H.
20 Prof. Drs. Ec. Ir. Riyanarto Sarno,
M.Sc., Ph.D. 46 Prof. Dr. Phil. H. Al Makin, S.Ag.,
M.A.
21 Prof. Dr. Akhiruddin Maddu, M.Si.
47
Prof. Dr. Ir. Gembong Priyatmo
Arbyantono, M.Sc.
22 Prof. Dr. Jarnuzi Gunlazuardi, S.Si.
48
Prof. Dr. H. Abdul Hadi Sirat, S.E.,
M.Si.
23 Prof. Dr. Ir. H. Aswandi Idris, M.Si.
49
Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri,
M.S.
24 Prof. Dr. H. Sanusi Uwes, M.Pd.
50
Prof. Dr. H. Ermaya Suryadinata,
S.H., M.H., M.S.
25 Prof. Dr. Hertien Koosbandiah
Surtikanti, M.Sc., ES. 51 Prof. Ir. Zulkifli Nasution, M.Sc.,
Ph.D.
26 Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata,
S.H., M.Hum.
Media official:
1
Radio Prima 95.8 FM Indramayu
2
Lognews media group (lognewsTV dan lognews.co.id)
Mendidik dan membangun semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT.
هذا وهللا يرعاانوحيفظناواحلمدهلل رب العاملني
Indramayu, 14 Dzulhijjah 1447 H
31 Mei 2026 M
Panitia
(Eji Anugrah Romadhon, S.S., M.A.P.)
Ketua Umum

Narahubung:
Eji Anugrah Romadhon
: 08111757249 (Telepon / WA)
Ali Aminulloh
: 082111731839 (Telepon / WA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *